Rabu, 01 Februari 2017

Dampak ICT (Information and Communications Technology) bagi Anak



Seiring dengan perkembangan zaman, anak-anak kita tumbuh dan berkembang di era layar. Anak-anak kita terbiasa didepan layar, seperti layar HP, layar games, layar TV dan layar komputer. Disatu sisi, anak-anak dituntut terampil dalam mengakses teknologi tetapi disisi lain, anak juga mendapatkan akses negatif terhadap penggunaan teknologi.
Masa emas “golden age” anak usia dini merupakan usia yang cocok untuk mengembangkan potensinya dengan optimal. Dengan memanfaatkan ICT dalam pembelajaran anak usia dini, anak bisa melihat sesuatu yang kongkret yang tidak bisa dihadirkan di kelas, misalnya gajah, gunung, dll. Usia dini adalah anak mudah menyerap segala sesuatu yang ada di sekitarnya seperti apa yang dilihatnya, termasuk segala sesuatu yang ada diperoleh melalui penggunaan ICT (Information and Communications Technology) atau yang sering disebut dengan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Ketika lebih banyak sisi negatif dan banyak masalah yang ditimbulkan, maka dengan adanya ICT masa depan anak akan terancam.
Dalam pemanfaatan ICT perlu adanya penanaman nilai-nilai yang positif, karena dalam ICT banyak sekali nilai-nilai yang dapat diambil oleh anak. Ketika anak tidak dapat memilah apa yang dilihatnya maka akan berpengaruh pada daya pikir dan perkembangan anak.
Dalam perkembangannya, ICT sudah banyak sekali dimanfaatkan oleh anak-anak. Permasalahan yang berhubungan dengan ICT pada pendidikan anak, yaitu:
1.  Anak-anak sangat mudah untuk mengakses segala sesuatu yang menggunakan ICT dalam bentuk “internet”.
2.   Ketika hal-hal yang negatif muncul, anak dapat meniru yang dilihatnya. Misalnya video atau gambar yang berbau kekerasan dan pornografi.
3.  Ketika anak sudah kecanduan dengan pemanfaatan ICT, perkembangan anak mengalami permasalahan. Misalnya anak sulit berinteraksi, anak lebih cenderung malas bergerak karena fokus pada penggunaan ICT.
Tanda-tanda bahwa anak sudah mulai kecanduan dengan media antara lain:
1.    Gejala Fisik
a.    Penglihatan berkurang
b.    Migrain/ sakit kepala
c.    Melewatkan makan
d.    Kegagalan untuk mengurus kebersihan pribadi (tidak mau mandi)
e.    Perubahan dalam pola tidur
2.    Gejala Psikologis
a.    Suasana perasaan mudah berubah, cepat marah, penuh kegelisahan, serta cepat bosan.
b.    Permainan games digunakan sebagai mekanisme pertahanan diri atau pelarian diri dari permasalahan dunia realitas
c.    Melewatkan pekerjaan rumah tangga untuk lebih nyaman dengan bermain internet (tidak mau membantu orangtua dalam pekerjaan rumah tangga)
d.    Kebiasaan anak untuk berbohong kepada keluarga dan teman-teman tentang waktu yang dihabiskan untuk bermain internet atau games.

Dari manfaat dan masalah mengenai pemanfaatan ICT, maka tergambar jelas ketika anak tidak dapat memanfaatkan ICT dengan baik maka anak akan memperoleh sisi negatif dari ICT. Dengan begitu anak akan menjadi individu yang kurang berkembang disegala aspeknya.
Solusi yang dapat dilakukan untuk mencegah dampak negatif penggunaan ICT pada anak antara lain:
1.    Memberikan pemahaman kepada anak, menanamkan nilai-nilai moral pada anak dari hal terkecil terlebih dahulu. Pendidikan anak usia dini harus membentuk anak yang terbiasa untuk hidup dengan mengembangkan karakternya.
2.    Memberikan pemahaman kepada orang tua tentang peranan ICT pada anak, termasuk mengenai akses internet dan nilai apa saja yang terdapat dalam internet.
3.    Orang tua harus mampu mengkomunikasikan pemanfaatan yang baik pada penggunaan ICT untuk anak-anaknya.
4.    Penggunaan ICT pada anak perlu dibatasi dan dikontrol oleh orangtua.
5.    Menawarkan kegiatan aktif bagi anak-anak yang dapat berfungsi sebagai liburan dan olahraga.
6.    Menyediakan waktu kebersamaan di waktu luang keluarga.
7.    Menggunakan kitab suci dan pendalaman agama yang baik sebagai pedoman anak dalam melakukan segala kegiatannya.
8.    Untuk pendidik, perlu adanya pemahaman mengenai penanaman nilai-nilai moral dan pengembangan karakter anak melalui kegiatan pembiasaan pada anak.
9.    Untuk yang lebih luas, perlu adanya pengaturan dari pemerintah mengenai pemanfaatan internet. Tidak hanya internet, IT lain seperti televisi harus ada pengaturannya. Beberapa hal yang dapat dilakukan, yaitu:
a.    Dari segi pemanfaatan internet harus ada pembatasan mengenai akses internet yang dapat di akses oleh anak;
b.    Untuk televisi harus ada pembatasan penayangan program-program televisi yang memang mengandung unsur negatif;
c.    Bahkan dapat dibuat password pada tayangan televisi atau akses internet yang mengandung unsur negative dan
d.    Diatur jam dalam penayangan-penayangan film yang baik di tonton oleh anak dan orang dewasa.

Solusi yang dapat dilakukan dalam dunia pendidikan adalah dengan menanamkan nilai-nilai moral dan karakter pada anak, sehingga anak tercipta menjadi individu yang memahami hal yang baik dan buruk baginya. Hal tersebut dapat dilakukan di lingkungan sekolah, lingkungan keluarga yang merupakan lingkungan terdekat dengan anak, serta lingkungan masyarakat sehingga orang tua harus dapat bekerjasama untuk mengembangkan karakter anak.

1 komentar: